Kerjasama | Jumat, 18 Oktober 2013

Workshop Desain Furniture International
"Future Design", Desa Trangsan, Solo
Kerjasama FSR IKJ - Curtin University, Australia

Sebagai upaya meningkatkan nilai kreativitas yang berakar pada potensi budaya lokal budaya bangsa Indonesia, Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (FSR IKJ) bekerja sama dengan Curtin University mengadakan kegiatan International Furniture Workshop. Workshop internasional ini akan dibimbing langsung oleh desainer furniture/interior ternama dari Asutrarlia, yang sekaligus sebagai pengajar di Curtin University, Marks Lawson.

Kegiatan workshop diikuti oleh 17 peserta yang terdiri dari 11 mahasiswa dan 6 orang dosen Fakultas Seni Rupa Institut Kesenian Jakarta (FSR IKJ) dengan mengambil lokasi di salah satu sentra industry Rotan dan Anyaman yaitu desa Transan, Solo. Kegiatan workshop akan berlangsung sejak tanggal 07 s/d 10 Oktober 2013, dengan melibatkan juga perajin setempat. Disamping itu juga ada acara kunjungan ke sentra industry rotan dan anyaman, antara lain Kunjungan ke Sentra Industri pengrajin Trangsan, Kharisma Rotan Mandiri, Klastar Pengrajin Rotan Desa Trangsan, Koperasi Trangsan Manunggal Jaya, Surya Abadi dan ke Rumah Rempah.

Sebagai upaya memperluas jejaring internasional dan juga peningkatan kualitas pendidikan, FSR IKJ sangat pro aktif melakukan kerjasama internasional dengan berbagai Perguruan Tinggi Luar Negeri, seperti Curtin University, California Institute of the Arts, Perguruan Tinggi Praha, Ceko, MARA University, Malaysia, Taiwan National University of the Art dan sebagainya. Menurut Dekan FSR – IKJ Citra Smara Dewi, kegiatan ini sangat positif karena selain dapat meningkatkan wawasan dan kreativitas baik mahasiswa dan dosen dalam menghasilkan karya desain furniture/interior yang inovatif dan kreatif, namun tetap mempertahankan kearifan lokal bangsa Indonesia.

Kegiatan workshop internasional ini didukung sepenuhnya oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Desain dan Arsitektur Dirjen Ekonomi Kreatif Berbasis Media Iptek, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam menerapkan konsep Triple Helix, yaitu sinergi antara Pihak Pemerintah, Lembaga Pendidikan dan Pihak Swasta khususnya dalam meningkatkan industri dan ekonomi kreatif di tanah air.